iicaak

DUBES Australia sanjung RI-polri !!

In FREE on Oktober 13, 2009 at 12:30 pm

Pemerintah Australia menyampaikan sanjungan kepada Indonesia yang berhasil menumpas jaringan terorisme dan melumpuhkan para pelaku.
“Kami mengucapkan selamat kepada pemerintah Indonesia dan Polri atas perang terhadap terorisme dan sukses yang signifikan baru-baru ini,” kata Duta Besar Australia Bill Farmer saat memimpin peringatan bom Bali di kantor Konsulat Australia di Bali, Jalan Mpu Tantular, Denpasar, Senin (12/10).
Farmer menyatakan, Australia akan selalu bekerja sama dengan Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam upaya kontra terorisme. Australia juga akan selalu mengirim pesan untuk menjaga rasa saling pengertian, toleransi, dan kedamaian.
Farmer juga berharap kepada para korban bom maupun keluarganya untuk selalu menyampaikan pesan damai. “Itu juga yang setidaknya diinginkan saudara-saudara kami yang tewas dalam aneka peledakan bom, termasuk di Bali,” imbuh Farmer.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan peledakan bom di Bali kali ini dihadiri keluarga korban tewas maupun luka-luka, serta perwakilan negara-negara yang warga mereka menjadi korban dalam peristiwa itu. Australia sendiri kehilangan 88 warganya dari 202 orang yang menjadi korban ledakan bom Bali I.

Deklarasi Damai
Tujuh tahun ledakam bom Bali diperingati keluarga korban tragedi kemanusiaan tersebut. Mereka turut menandatangani “Deklarasi Indonesia Damai”. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini berlangsung di Monumen Gorund Zero, Jalan Legian, Kuta, kemarin.
Sedikitnya 80 korban bom sejak peristiwa Bom Bali 2002 hingga bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton 2009 ikut hadir.
Selain berasal dari dalam negeri, sebagian dari mereka datang langsung dari luar negeri. “Ini menunjukkan kalau kami ingin bersatu menyampaikan perdamaian,” kata Wahyu Adiartono, koordinator deklarasi yang juga korban Bom Marriot 2003.
Dalam kesempatan itu, mereka turut melakukan doa bersama dan tabur bunga di pelataran Monumen Ground Zero. Mereka juga membacakan deklarasi Indonesia Damai oleh tiga perwakilan korban ledakan bom, yakni Thio Lina Marpaung korban bom Bali 2002, Febby Firmansah korban ledakan bom Marriot 2003 dan Sudirman korban ledakan bom Kuningan 2004.
Sejumlah korban bom Bali 2002 mengungkapkan perasaan yang berbeda. Chusnul Khotimah misalnya, berharap pemerintah tidak melupakan nasib mereka begitu saja. Setiap tiga bulan sekali dia masih harus ke rumah sakit untuk menjalani terapi stereoid untuk mencegah pembengkakan pada bekas luka bakarnya.
Dia juga mengaku lega atas kinerja kepolisian yang mampu melumpuhkan para pelaku terorisme seperti Noordin M Top, Syaifudin Zuhri dan lainnya. “Itu setidaknya bisa mengobati luka kami,” ujar ibu tiga anak ini. (oke/vvn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: